GERBANG PAGI#3
GIRIASIH, 30 Juli 2026,
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gerbang Pagi (Gerakan Pembangunan Partisipatif) dilaksanakan di Padukuhan Wonolagi, Kalurahan Giriasih, dengan mengusung tema "Gerakan Pengembangan Pekarangan dan Gizi" sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Padukuhan Wonolagi merupakan wilayah pegunungan dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani sehingga memiliki potensi besar dalam pengembangan pangan berbasis pekarangan.
Kegiatan tilik padukuhan ini dihadiri oleh Panewu Kapanewon Giripurwo, Polsek Giripurwo, Posdanmil, OPD se-Kapanewon Purwosari, serta Tim Pendamping Profesional (Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa) sebagai pendamping pelaksanaan Program Ketahanan Pangan yang didanai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh APBKal Giriasih yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026.
Pemanfaatan pekarangan menjadi fokus utama karena mampu menyediakan kebutuhan pangan keluarga, meningkatkan kualitas gizi, serta menambah pendapatan rumah tangga. Melalui Gerbang Pagi, masyarakat didorong untuk mengembangkan tanaman pangan, hortikultura, tanaman obat, maupun peternakan skala rumah tangga sesuai potensi wilayah.
Permasalahan Meskipun memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, pemanfaatannya belum optimal. Sebagian masyarakat masih menganggap pekarangan hanya sebagai ruang terbuka, sehingga kontribusinya terhadap penyediaan pangan keluarga belum maksimal. Selain itu, keberlanjutan kegiatan sering terkendala oleh rendahnya pendampingan teknis dan motivasi masyarakat.
Analisis Penyebab Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh terbatasnya pengetahuan mengenai budidaya pekarangan, belum terbentuknya kelompok penggerak yang aktif, serta belum optimalnya sinergi antara pemerintah kalurahan, pendamping desa, dan masyarakat dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
Rekomendasi
Meningkatkan edukasi dan pelatihan pemanfaatan pekarangan berbasis gizi dan ketahanan pangan.
Mengoptimalkan peran kelompok masyarakat sebagai motor penggerak pemanfaatan pekarangan.
Memperkuat pendampingan oleh pemerintah kalurahan, OPD, dan TPP.
Mengintegrasikan hasil Monev sebagai dasar penyusunan program ketahanan pangan pada APBKal berikutnya.
Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL)
Melakukan pendataan potensi pekarangan setiap rumah tangga.
Menyusun demplot pekarangan pangan sebagai media pembelajaran.
Melaksanakan monitoring berkala terhadap perkembangan pemanfaatan pekarangan.
Mendorong kolaborasi lintas sektor dalam penyediaan bibit, pelatihan, dan pendampingan.
Mendokumentasikan praktik baik sebagai contoh bagi padukuhan lainnya.
Melalui Gerbang Pagi, Kalurahan Giriasih diharapkan mampu membangun budaya memanfaatkan pekarangan secara produktif sehingga ketahanan pangan, kualitas gizi keluarga, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan. :::

Komentar
Posting Komentar