GERBANG PAGI #1

 



Pedukuhan  Petoyan Perkuat Komitmen Mewujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Pekarangan

Purwosari,`27 Juli 2026 ,Program Gerbang Pagi (Gerakan Bangun Pekarangan Pangan Mandiri) dilaksanakan sebagai upaya memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Program ini mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga melalui penanaman berbagai komoditas produktif secara berkelanjutan.

Padukuhan Petoyan  Kalurahan Giritirto, memiliki potensi lahan pekarangan yang cukup luas dan tersebar di beberapa Rt. Potensi tersebut menjadi modal penting untuk mendukung kemandirian pangan, meningkatkan konsumsi pangan bergizi, sekaligus menambah pendapatan keluarga. Implementasi di lapangan dilakukan melalui gerakan menanam secara serentak setiap akhir pekan dengan pendampingan rutin dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Purwosari dan di support dari dana Desa melaluli kegiatan Ketahanan Pangan.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa semangat masyarakat dalam mengikuti program cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian agar program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Permasalahan

Belum semua pekarangan dimanfaatkan secara maksimal.

Partisipasi masyarakat belum merata.

Pendampingan teknis masih perlu ditingkatkan pada beberapa kelompok.

Keberlanjutan pemasaran hasil panen masih memerlukan penguatan.

Analisis Penyebab Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran sebagian warga terhadap pentingnya pemanfaatan pekarangan, keterbatasan pengetahuan budidaya, belum optimalnya koordinasi antar pelaku, serta belum terbentuknya sistem pemasaran hasil produksi yang berkelanjutan.

Rekomendasi

1. Meningkatkan edukasi dan sosialisasi tentang ketahanan pangan keluarga.

2. Memperkuat pendampingan teknis oleh PPL dan pemerintah kalurahan.

3. Mengembangkan kelompok tani atau kelompok pekarangan sebagai wadah belajar bersama.

4. Mendorong penguatan pemasaran melalui pasar kampung, BUMKal, maupun kemitraan dengan pelaku usaha.

5. Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala sebagai dasar perbaikan program.


Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL)

Mengintensifkan gerakan menanam serentak setiap akhir pekan.

Menyusun jadwal pendampingan rutin bagi kelompok sasaran.

Mengidentifikasi pekarangan yang belum produktif untuk dijadikan prioritas pembinaan.

Mengembangkan jaringan pemasaran hasil pekarangan dan mendorong pengolahan hasil panen bernilai tambah.

Melaksanakan evaluasi berkala terhadap capaian program sebagai bahan penyempurnaan kebijakan.

Melalui pelaksanaan Monev ini diharapkan Program Gerbang Pagi semakin mampu membangun budaya memanfaatkan pekarangan secara produktif sehingga ketahanan pangan keluarga semakin kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan terwujud Kalurahan yang mandiri pangan secara berkelanjutan@TPP_Purwosari

Komentar

Postingan populer dari blog ini